Kita sudah mengenal kata KOPERASI sejak dulu dari zamannya Bung Hatta, tetapi kita lihat sekarang di desa-desa apalagi di kota-kota KOPERASI sudah terlihat sepi bahkan bisa dikatakan mati suri.
Apabila di desa masih ada yang namanya KUD dan dikota ada juga namanya KOPERASI Sekolah, kenapa KOPERASI tidak dimajukan/digalakkan dengan sebenar-benarnnya baik itu didesa, kota, sekolah ataupun lingkungan-lingkungan lain karena prinsip KOPERASI sangatlah menguntungkan anggota dan pengurusnya sendiri.
KOPERASI bisa berjalan dengan semestinya sesuai dengan harapan kita apabila:
- Manajeman yang bagus dan tranparansi didalam kepengurusan dan kepengawasan
- Mempunyai lebih dari 1 mata usaha selain Simpan Pinjam
- Konsentrasi sepenuhnya pada satu mata usaha utama dengan tidak meninggalkan semua mata usaha yang lain (jika ada)
- Dukungan sepenuhnya dari anggota dan pengurus
Contoh dukungan dari anggota & pengurus:
- Memasukkan MODAL/Simpanan dengan teratur
- Apabila salah satu usaha adalah WASERDA maka sedapat-dapatnya berbelanja di WASERDA KOPERASI
- Apabila ada pembelian secara kredit sedapat-dapatnya menghubungi koperasi terlebih dahulu untuk menjadi leasing nya.
- Percaya dan memilih dengan benar pengurus yang akan diberi wewenang dan tanggung jawab
Semoga KOPERASI tetap ada karena hanya KOPERASI yang merupakan usaha bersama dan prinsipnya mensejahterahkan anggota bukan perorangan atau kelompok
Link : http://www.live-borderless.com/ideaview/427/




No comments:
Post a Comment